Simulasi Psikologi & Etika Profesi versi Anak AP

shares |


Kami semua saat ini sedang menjalani masa Ujian Akhir Semester 4 dari tanggal 29 April 2019 - 10 Mei 2019. Diantara semua ujian tersebut, kami diharuskan untuk ujian praktek beberapa mata kuliah. Salah satunya, Praktek Simulasi Mata Kuliah Psikologi & Etika Profesi. Saat itu Kamis, 2 Mei 2019 kami semua sibuk menyiapkan simulasi untuk praktek tersebut. Simulasinya berupa dialog kelompok dengan tema permasalahan tentang menangani situasi yang terjadi dalam dunia kerja. 

Kami semua dibagi menjadi 5 kelompok. Dan saya dapat kelompok 1 saat itu bersama Rika, Ika, Windy, dan Ade. Sebelum memulai simulasi, kami semua berdo'a terlebih dahulu, kemudian Bu Ade (Dosen Psikologi & Etika Profesi) memberikan pengarahan sebentar. Setelah pengarahan, Bu Ade mengacak nomor maju kelompok, dan kelompok saya dapat nomor urut maju terakhir.

Satu persatu kelompok lain masuk ruang aula. Saya bersama kelompok sangat serius menghafalkan skrip dialog masing-masing. Kami memilih judul simulasi yaitu Bagaimana Cara Menangani Pimpinan yang Egois. Saya berperan sebagai pimpinan yang mempunyai sifat egois yang tinggi dan tidak memiliki rasa peduli terhadap karyawannya. Windi berperan sebagai sekretaris, Ade dan Rika berperan sebagai Staff Administrasi. Ika saat itu tidak bisa datang karena ada keperluan penting, namun tidak mematahkan semangat kami dalam menampilkan simulasi ini.

Waktu cepat berlalu dan akhirnya kelompok kami dipanggil memasuki ruang aula untuk menampilkan simulasi buatan kami. Kami telah menyiapkan properti pendukung agar suasananya terlihat seperti ruang kerja di perusahaan. Dan Alhamdulillah kami bisa menampilkan simulasi dengan lancar walaupun dibagian akhir, kami ada sedikit kekurangan. Bu Ade memberikan arahan dan komentar mengenai penampilan kami tersebut. 

Setelah kelompok kami selesai simulasi, tidak lupa kami berfoto bersama untuk kenang-kenangan bersama Bu Ade. 


Sebelum kami semua pulang, Bu Ade menyampaikan sepatah dua patah kata tentang penampilan kami semua. Dan kami semua berfoto bersama sebagai bukti kenang-kenangan.






Rania Nur Salsabila
AP-202 

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar