Outing Class ke Museum Wayang

shares |


Assamualaikum Wr. Wb.
Hallo guys..
Kali ini aku mau upload kegiatan aku sama temen-temen aku, yaitu kegiatan outing class tepatnya di Museum Wayang. Sebenernya kalau boleh jujur ini bukan outing class sih, lebih tepatnya lagi jalan-jalan. Karena disini kita awalnya dapet tugas dari dosen kita, yaitu Ibu Badriyah atau lebih akrab lagi bisa dipanggil Bu Ade. Kita Dapet tugas untuk membuat Proposal Kegiatan dari mata kuliah HRM yang dimana materi nya itu mencakup tentang P.O.A.C (Planning, Organizing, Actuating, Controlling). Dari pembuatan proposal itu ternyata kita diminta untuk mewujudkan terlaksananya kegiatan tersebut.
Dan berikut dokumentasinya














dari dokumentasi yang tertera diatas kalian pasti belum tau kan sejarah dari museum wayang ini.. Nah, karena kalian belum tau berikut sejarah beserta penjelasannya..

Deskripsi

Museum Wayang berdiri di atas tanah seluas 990 m2 dan 627 m2. Gedung ini semula merupakan gereja tua yang didirikan oleh VOC pada tahun 1640 dengan nama “de oude Hollandsche Kerk” sampai tahun 1732. Diadakan perbaikan pada tahun 1733 berganti nama yaitu “de nieuwe Hollandsche Kerk” sampai dengan tahun 1808.Gereja ini mengalami kerusakan akibat gempa. Pada tanggal 14 Agustus 1936 lokasi ini ditetapkan menjadi monument, selanjutnya dibeli oleh Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen yaitu lembaga yang didirikan untuk memajukan penelitian dalam bidang seni dan ilmu pengetahuan khususnya dalam bidang-bidang ilmu biologi, fisika, arkeologi, kesusastraan, etnologi dan sejarah, serta menerbitkan hasil penelitian. Pada tanggal 22 Desember 1939 dibuka oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda terakhir, Jonkheer Meester Aldius Warmoldu Lambertus Tjarda van Starkenborg Stachouwer sebagai museum dengan nama “de oude Bataviasche Museum” atau “Museum Batavia Lama”. Tahun 1957 diserahkan kepada Lembaga Kebudayaan Indonesia berganti nama menjadi Museum Jakarta Lama. Pada tanggal 17 September 1962 oleh LKI diserahkan kepada Republik Indonesia dan pada tanggal 23 Juni 1968 diserahkan kepada Propinsi DKI Jakarta sebagai kantor Dinas Museum dan Sejarah DKI Jakarta. Dan pada tanggal 13 Agustus 1975 diresmikan sebagai Museum Wayang oleh Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin. Saat Ini Museum Wayang Jakarta di bawah Pengelolaan UP. Museum Seni Rupa Jakarta, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta.

Koleksi

Wayang dikenal sejak zaman prasejarah yaitu sekitar 1500 tahun, Museum Wayang memamerkan berbagai jenis dan bentuk, hingga kini Museum Wayang mengoleksi lebih dari 4.000 buah wayang mulai dari wayang golek, kulit,kardus, wayang rumput, wayang janur, topeng, boneka, wayang beber dan gamelan

Sumber Info :
https://museumseni.jakarta.go.id/sejarah-museum-wayang


Penulis : Anggraini Vhitaloka
Kelas : AP201

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar