tips mengajar dan ice breaking

shares |

Berdasarkan pengalaman saya mengajar,saya ingin memberikan beberapa tips dalam mengajar di Hari Inspirasi Kelas Inspirasi Bandung. Beberapa tips tersebut adalah:
1. Murid seringkali iseng pada guru mereka yang baru, sudah pasti. Saya mengalaminya saat masuk ke ruang kelas 3. Saat saya mulai bicara pembukaan..eeh ada bunyi preeet..seperti alat tiup.Tapi saya tidak liat terompet atau apapun. Saya bicara lagi..dan bunyi lagi. Wajah jail tampak muncul . Ok, baiklah…let us play. Anak-anak saya suruh berdiri dan kita mulai bermain sambil menyanyi. Beberapa anak laki-laki mengeluarkan sepotong alat tiup dari mulut mereka yg berukuran 2 cm, mirip sedotan. Nah alat ini yang menimbulkan bunyi pret..pret bersahut2an. Alat ini saya minta dikumpulkan di meja guru, dan kelas pun berlanjut tanpa bunyi2 lagi.
Ajak mereka bermain sesuai keinginan mereka, tapi jangan sampai yang berbahaya, ya.
2. Pada kelas yang gaduh, saya buat perjanjian dengan anak-anak, bila tangan saya kebawah beberapa kali, mereka harus diam..sambil saya berbunyi sshh..sshh..ssshh. .dan berjalan mengendap-endap.
Trik ini dilakukan agar anak-anak kembali fokus dan memperhatikan kita dengan seksama.
3. Jangan ada jeda dari kegiatan yang satu ke kegiatan yang lain agar anak tetap fokus.Jeda bisa diisi dengan bercerita atau perbanyak dengan Ice Breaking.
4. Ternyata kegiatan bermain sambil asah otak paling seru. Saya katakan pada mereka, agar cita-cita kita dapat berhasil kita harus belajar, untuk belajar kita perlu berpikir, berpikir kita gunakan otak kuta, agar otak kita tajam harus diasah. Ayo bermain asah otak. Bentuk lingkaran, ikuti instruksi. Pertama, bila dikatakan kanan, langkahkan kaki dua kali ke kanan, bila dikatakan kiri, langkahkan kaki satu kali ke kiri, bila dikatakan depan, langkahkan kaki dua langkah ke depan, bila dikatakan belakang, langkahkan kaki satu kali ke belakang. Nah yang seru dari permainan ini, LAKUKAN SEBALIKNYA DARI PERINTAH. Bila dikatakan kanan, tapi langkahkan kaki ke kiri dua kali. Bila dikatakan kiri, langkahkan kaki ke kanan satu kali. Depan, langkahkan kaki ke belakang dua kali. Belakang, langkahkan kaki ke depan satu kali. BUTUH KONSENTRASI, SEHINGGA ANAK HARUS MEMPERHATIKAN. Hal ini sangat berguna bagi kita untuk dpat perhatian dari anak-ana.
5. Bila kita bercerita, hendaklah jarak kita dan anak dekat. Bila di kelas..anak2 duduk rapi membentuk setengah lingkaran dan kita usahakan tinggi kita dan anak sama. Kita bisa merendahkan badan atau berlutut.Tetapi hati-hati terkadang karena terlalu rame, anak-anak jadi berdesakan.

laila nadia AP 202
http://kelasinspirasibandung.org/tips-mengajar-dan-ice-breaking/

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar