Tips Sehat Bagi Yang Tidak Suka Sayur dan Buah

shares |

Sebagai salah satu jenis makanan yang selalu direkomendasikan ahli kesehatan karena manfaatnya bagi tubuh, sayur dan buah juga merupakan makanan yang sering kali tidak terlalu disukai sebagian besar orang. Tidak sedikit anak-anak hingga orang dewasa yang kurang atau bahkan sama sekali tidak mengonsumsi sayur dan buah dengan alasan tidak suka. Jika kemudian Anda berpikir mereka yang tidak suka sayur dan buah bisa mengonsumsi suplemen untuk sepenuhnya mengganti asupan gizi yang berasal dari sayur dan buah, maka hal tersebut bukanlah jalan keluar yang baik.

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk tetap mengonsumsi sayur dan buah tanpa merasa tersiksa.
1. Masukkan sayuran dalam menu favorit Anda
Jika Anda ataupun anggota keluarga Anda tidak menyukai sayuran dalam bentuk masakan khusus sayuran (seperti misalnya cah kangkung atau sayur bayam) maka Anda dapat menyiasatinya dengan cara menyertakan sayuran dalam menu makanan Anda dan keluarga. Misalnya, masukkan irisan kol, sawi, dan wortel ke dalam nasi goreng atau mie goreng favorit Anda. Tidak perlu banyak-banyak, mulai dengan sedikit porsi sayuran saja. Jika Anda sudah terbiasa dengan rasanya, Anda boleh menambahkan jumlah sayuran.
Pastikan Anda memasak sayuran dengan benar. Jika Anda hendak mencampur sayuran dalam makanan Anda, jangan sampai sayuran terlalu matang karena selain teksturnya yang menjadi kurang segar, vitamin mineral serta zat gizi penting di dalamnya juga berkurang.
2. Buah juga bisa menjadi bahan pelengkap masakan
Saus asam manis menggunakan nanas atau sambal dengan campuran mangga muda merupakan beberapa jenis masakan yang mengikutsertakan buah dalam bahan dasarnya. Anda bisa menggunakan metode ini untuk membiasakan diri Anda maupun kerabat untuk mengonsumsi buah. Meskipun tidak terlalu banyak jenis buah yang bisa Anda gunakan bersama dengan masakan, tetapi biasanya buah-buahan seperti nanas, mangga, lemon, bahkan alpukat bisa menjadi bahan dasar saus atau sekedar sebagai pelengkap. Meskipun jumlah yang digunakan tidak banyak, tetapi cara ini cukup ampuh untuk memasukkan buah dalam menu makan sehari-hari.
3. Kenali bagaimana cara mengolah sayur yang baik
Tidak semua sayur baik dimakan dalam keadaan matang. Lalapan yang terdiri dari timun, selada, serta daun kemangi misalnya merupakan jenis sayur yang lebih lazim dimakan mentah. Tetapi ada juga jenis sayur yang sebaiknya dimasak terlebih dahulu agar lebih mudah dicerna. Misalnya kangkung, bayam, dan brokoli. Mengetahui teknik-teknik pengolahan sayur dapat membantu Anda menjaga kelengkapan zat gizi sayuran sekaligus menghasilkan jenis masakan yang lezat dan meningkatkan nafsu makan.
Sebagai contoh, teknik memasak brokoli yang baik adalah dengan metode blanching. Ini merupakan metode di mana Anda merebus sayuran dalam air panas kira-kira selama 2 sampai 3 menit kemudian mencelupkan sayuran tersebut ke dalam air dingin. Metode ini akan menjaga tekstur renyah dari brokoli sekaligus memastikan zat gizi pada brokoli tidak hilang banyak karena pengolahan
4. Jadikan sayur dan buah sebagai camilan
Salah satu alasan mengapa Anda, anak Anda, atau anggota keluarga Anda tidak menyukai sayur buah mungkin karena rasanya. Sayur terkadang memiliki rasa pahit atau langu. Buah-buahan juga kalah dengan camilan lain seperti cokelat, cake, dan es krim. Jika Anda sudah mulai memasukkan sayur dan buah dalam menu harian Anda, cobalah menjadikan sayur buah sebagai camilan. Contoh paling mudah adalah mengonsumsi buah sebagai snack dibandingkan eskrim atau cokelat. Buah-buahan seperti pisang, mangga, pepaya, dan jeruk merupakan jenis buah-buahan yang rasanya dominan manis. Pilihah jenis buah-buahan tersebut sebagai camilan Anda sehari-hari. Selain kaya akan zat gizi yang baik bagi tubuh, buah juga mengandung serat sehingga menjadikan Anda tetap kenyang sampai waktunya makan besar lagi.
Selain itu kalori pada buah juga cenderung sedikit dan rendah lemak. Satu bar cokelat dapat mengandung hingga 200 kkal, sementara satu buah pisang berukuran sedang dengan berat 50 gram menyumbang kalori sebesar 50 kkal. Selain buah-buahan, sayuran seperti baby carrot juga dapat dijadikan camilan. Bersihkan baby carrot dan letakkan dalam wadah kedap udara dalam kulkas. Pastikan camilan-camilan sehat ini lebih dulu berada dalam jangkauan Anda dibandingkan camilan lainnya.
5. Buatlah smoothies atau jus
Salah satu cara mudah untuk mengonsumsi sayur dan buah adalah dengan mengubah bentuknya menjadi smoothies atau jus. Kini sudah semakin banyak gerai smoothies dan jus, Anda bisa dengan mudah menemukan produk-produk ini. Tetapi jika Anda ingin mencoba membuat jus sendiri, Anda bisa mencoba mencampur sayur dan buah favorit Anda. Cobalah membuat jus buah terlebih dahulu, baru kemudian dicampur dengan sayur-sayuran. Usahakan tidak menggunakan tambahan gula yang berlebihan.
Sumber : https://hellosehat.com/tips-makan-sehat-bagi-anda-yang-tidak-suka-sayur-buah/

SANTI MANULLANG 
AP-201

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar