Tips Meningkatkan IPK

shares |

 

TIPS MENINGKATKAN IPK

IPK merupakan salah satu hal yang paling penting ketika kita berbicara tentang karir akademikmu di perguruan tinggi. IPK yang tinggi dapat meningkatkan peluangmu untuk mendapat pekerjaan yang lebih baik atau jika kamu ingin mengejar beasiswa ke jenjang yang lebih tinggi. Tapi jangan khawatir, IPK rendah masih dapat diperbaiki jika kamu memulainya dari sekarang.

Berikut ini kita bahas lima belas tips untuk meningkatkan IPK mu di perguruan tinggi:

1. Jadilah orang yang rapi dan teratur

 

Jika mejamu berantakan seperti habis terkena tsunami, jangan harap IPKmu nasibnya berbeda jauh. Semakin teratur dirimu, semakin mudah kamu untuk belajar, mendapat nilai yang baik, meningkatkan IPK, lebih fokus, dan membuatmu berada dalam kondisi puncak.
  • Beli sebuah agenda. Tulislah pekerjaan rumah, deadline tugas, dan apa saja yang ada dalam 'to-do list'-mu ke dalamnya. Centang jika kamu telah menyelesaikannya, dan perhatikan apa yang kamu perlukan keesokan harinya. Dengan cara ini kamu tidak perlu khawatir lagi apa yang akan terjadi senin depan, karena semuanya telah kamu tulis secara detail.
  • Investasikan uangmu pada binder dan map. Simpan silabus setiap mata kuliahmu di map atau binder agar memudahkan aksesnya nanti. Kamu juga dapat menyimpan tugas-tugas dan cetakan materi lamamu. Jadi ketika kamu perlu mengulang materi yang sudah samar di otakmu, tinggal membuka arsipmu yang sudah tersusun rapi.
Simpan peralatan belajarmu seperti stabilo, tip-x, pulpen, pensil, penggaris, atau gunting ke dalam sebuah kantung atau tas. Kamu pasti tidak mau waktu ujianmu terbuang sia-sia cuma karena lupa membawa pulpen bukan? 
  
2. Ulangi kelas jika perlu



Banyak kampus yang menawarkan pilihan pada mahasiswanya untuk mengulang kelasnya melalui semester pendek. Jika kamu tidak puas dengan nilaimu pada mata kuliah tertentu dan kamu punya waktu luang di jadwalmu (pastikan untuk berpikir jangka panjang disini) untuk mengulang kelas, pertimbangkan ini sebagai kesempatan kedua. Nilai D, C, atau B(sebagian mahasiswa) dapat dihapuskan secara permanen dari sejarah nilaimu.
  • Jangan lupa cari tahu opsi apa saja yang diberikan, apakah kamu hanya perlu mengulang ujian saja? atau diberikan proyek tertentu? atau cukup dengan mengambil kelas lain yang berkaitan. Sebagian besar kampus ingin anak didiknya berhasil, dan tentu tidak ada salahnya untuk bertanya kan?

3. Berpartisipasi dalam kelas

Bayangkan jika kamu seorang dosen dan kelas yang kamu ajar dipenuhi oleh mahasiswa yang diam. Tidak seorangpun yang berbicara, tidak ada yang tertarik dengan penjelasanmu, dan tampaknya tidak ada yang peduli dengan dirimu. Pasti kamu akan berkata "Ketika saya mengajar dan semua murid tidak ada yang peduli, Disitu kadang saya merasa sedih". Sekarang bayangkan jika mahasiswamu memperhatikanmu, mendengarkanmu, dan berpartisipasi -- walaupun mereka salah, tentu lebih menyenangkan bukan?. Dosen tidak peduli apakah kamu benar, mereka peduli jika kamu 'peduli' padanya.

  • Tunjukkan rasa pedulimu dengan berpartisipasi. Kenapa? pertama, dosen akan lebih menyukaimu. Kamu akan menjadi mahasiswa yang mencoba dan layak mendapat manfaat dari sebuah keraguan. Disamping itu, dengan berpartisipasi berarti informasi benar-benar diolah oleh otakmu dan akan lebih sulit untuk dilupakan.

4. Temukan cara belajar yang paling cocok denganmu

Seperti halnya dua orang yang diet dengan cara yang sama namun memperoleh hasil yang berbeda, belum tentu dua orang dengan cara belajar yang sama memperoleh hasil yang sama pula. Kamu perlu menemukan cara yang paling sesuai untukmu. Apakah itu berarti dengan merekam perkuliahan dan mendengarkannya berulang kali? atau dengan mengubah catatanmu menjadi gambar-gambar dan grafik-grafik? atau dengan mengetik catatanmu menjadi sebuah buku agar mudah dibaca? atau dengan bermain tanya-jawab bersama temanmu?. Setiap orang itu berbeda -- apa yang membantumu mengingat sesuatu?

 5. Jangan begadang dan sistem kebut semalam/sejam (SKS) 

Menjejalkan materi dengan belajar sampai jam 6 pagi bukanlah hal yang baik. Penelitian menunjukkan bahwa siswa yang belajar satu malam sebelumnya dan tidak tidur malahan mendapat nilai yang lebih buruk ketika ujian daripada mereka yang belajar lebih sedikit dan cukup tidur. Hal ini karena otak kita butuh tidur agar dapat berfungsi dengan baik. Jika kamu begadang sebelum ujian, usaha belajarmu semalaman akan sia-sia.

  • Jika ujian akan datang dan kamu belum siap untuk menghadapinya, hal yang terbaik yang dapat kamu lakukan adalah belajar sedikit saja satu malam sebelumnya, tidur yang cukup, bangun subuh, tambah belajar (sedikit), sarapan yang berprotein, berdoa, dan lakukan yang terbaik. Ketika ujian, jika dibolehkan kunyahlah permen karet rasa peppermint -- penelitian membuktikan bahwa hal ini bisa meningkatkan kinerja otak.

6. Ambil nilai bonus yang ditawarkan 

Hampir setiap dosen memberikan kesempatan mahasiswanya untuk mendapat nilai bonus, walau dia tidak membeberkannya di depan kelas. Jika kamu ingin menaikkan nilaimu, bicaralah pada mereka secara pribadi. Tanya apakah ada tugas yang dapat dikerjakan untuk mendapat nilai yang lebih baik. Dosen kemungkinan besar akan terkesan, karena kamu berniat untuk bekerja sekeras itu, dimana kebanyakan mahasiswa malah ingin sebaliknya. Jangan malu jika kamu disebut 'tamak' oleh teman-temanmu, karena tidak ada salahnya berlomba-lomba untuk menuntut ilmu (+bonus nilai).
 

7. Jawab semua soal di ujian

Lebih banyak poin yang hilang di ujian ketika kamu membiarkan lembar jawabanmu kosong daripada jika kamu menjawab sebisanya. Jangan biarkan prasangkamu pada dosen membuatmu malas untuk menjawab soal. "Kenapa soalnya spesifik sekali?", "Perasaaan ini belum diajarkan", "Kok ini gak ada di kisi-kisi?", jangan pikirkan pertanyaan-pertanyaan ini dalam otakmu, jawab saja soal yang diberikan, secara frontal. (Untuk soal yang meragukan, jika kamu tidak yakin maksud dari soalnya, jawab saja hal kamu yakini, dan jangan lupa beri penjelasan *Saya kurang menangkap maksud soalnya, jika maksudnya adalah begini maka bla.bla.bla.. -- selamatkan nilaimu).

8. Buat resolusi "minimal satu A"

Tetapkan targetmu untuk mendapat setidaknya satu A setiap semesternya. Cukup satu nilai A saja dapat mengubah cara berpikirmu tentang dirimu. Kamu akan lebih percaya diri tentang kemampuanmu dan akan lebih bersemangat untuk menghadapi semester berikutnya. Bekerjalah sekeras mungkin untuk mendapatkannya, karena ini kan mengubah hidupmu selamanya.
 
Sumber : http://kepocalm.blogspot.co.id/2015/02/15-tips-untuk-meningkatkan-ipk.html
Oleh      : Suresna AP 201

 

 

 

 

 

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar