Ukm LAC Depok Melakukan Wawancara Dengan Tokoh Masyarakat Di Cikajang .

shares |


  
 
                  UKM LAC Depok selain berpartisipasi dalam program pengabdian masyarakat (P2M) yang dilaksanakan oleh dosen akuntansi  bapak bambang hermanto dan ibu sri setiawati di kecamatan cikajang  kabupaten garut , UKM LAC juga melakukan Kegiatan Wawancara pada tanggal  18 desember 2016 . Wawancara dilakukan dengan tokoh masyarakat diantaranya Ketua BKAD  Kec. Cikajang  Bapak Drs. Asep Ahmat Hidayat dan Bapak Asep Sofyan selaku Sesepuh Ormas OKP Kec. Cikajang . Wawancara dilakukan dua kali , yang pertama bersama Ketua BKAD  Kec. Cikajang  Bapak Drs. Asep Ahmat Hidayat  dan yang kedua Wawacara dilakukan  dikediaman Bapak Asep Sofyan  dan dengan Bapak Asep Sofyan Sesepuh Ormas OKP Kec. Cikajang  yang berlangsung selama satu setengah jam . wawancara dilakukan dengan pembahasan bagaimana kegiatan ekonomi di garut khususnya di cikajang .

Dalam wawancara pertama dengan Bapak Drs. Asep Ahmat Hidayat , Pertanyaan diawali dengan menggali informasi umum yang ada di garut , ” Kabuten Garut memiliki berapa Kecamatan & berapa BKAD ? ”
Dari pertanyaan tersebut kemudian Bapak Asep Hidayat menjawab , “ Di garut terdapat 42 kecamatan, dan baru memiliki 35  BKAD (Badan Kerjasama Antar Desa), hal ini dikarenakan beberapa Kecamatan di daerah Garut masih sederhana sehingga belum di bentuk BKAD di wilayah tersebut ”

Pertanyaan selanjutnya adalah mengenai pendidikan di garut , dan kami mengajukan pertanyaan “Ada berapa perguruan tinggi di kabupaten Garut ?”

Kemudian beliau menjelaskan “ ada enam perguruan tinggi diantaranya yaitu UNIGA :  Universitas Garut , STH (Sekolah Tinggi Hukum) , STKIP , STIE (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi) , STAIFE (Sekolah Tinggi untuk mempelajari keperawatan) , STTG (Sekolah Tinggi Teknologi Garut) ”

Pertanyaan selanjutnya mengarah desa yang ada di kecamatan cikajang sehingga kami mengajukan pertanyaan “Kecamatan Cikajang memiliki berapa Desa ? “

Dari pertanyaan tersebut kemudian Bapak Asep Hidayat menjawab “ada 12 desa  antara lain , Desa Marga Mulya , Cikandang , Simpang , Mekarsari dan lain lainnya    dan beliau juga menabahkan “Di Cikajang memiliki : 8 RW san setiap RW rata2 terdapat 6  Rt, dengan jumlah warga berkisar : 59.000 jiwa ( data saat pemilu terbaru) ”

pertanyaan kami selanjutnya  lebih mengarah dengan pembahasan yaitu “Bagaimana dengan Kegiatan Ekonomi di Kecamatan Cikajang ?”

Kemudian Beliau menjelaskan dengan rampung yang intinya kegiatan ekonomi di kecamatan cikajang adalah “Pertanian(Mayoritas masyarakat di cikajang kegitan ekonominya sebagai petani) Peternakan ,Perkebunan ,Pedagang , Industri (lebih indusrti kecil seperti pabrik tahu , tempe , kentang , kerupuk dan dan lain sebagainya)”

***

Wawancara yang kedua bersama Bapak Asep Sofyan Sesepuh Ormas OKP Kec. Cikajang , pada wawancara kali ini beberapa pertanyaan lebih khusus dan mengarah dengan keadaan dan kondisi baik ekonomi atau pun budaya yang ada di cikajang .

Mengingat mayoritas pelaku ekonomi di kecamatan cikajang adalah Petani , Pertanyaan kami di awali dengan “ Jenis tanaman apa yang mayoritas ditanam oleh petani di cikajang ?”

Kemudian Bapak Asep Sofyan Sesepuh Ormas OKP Kec. Cikajang menjelaskan dengan detail , yang intinya beliau menjelaskan “Jenis tanaman  mayoritas di cikajang adalah ...

a.     Wortel

Cikajang merupakan penghasil wortel terbesar dan terbanyak di jabar  , komoditas wortel di tanam di seluruh desa yang ada di cikajang . Hasil pertanian wortel biasanya langsung dijual ketika setelah panen , dan di jual langsung ke pemborong dengan proses penjualan ,transaksi penjualan terjadi di kebun dengan dijual langsung ketika panen dengan belum ditimbang terlebih dahulu

b.    Kentang

Cikajang menanam kentang umumnya di lakukan oleh petani yang memiliki modal besar . usia panen kentang  di Cikajang adalah 4 bulan dan dalam 1 hektar dapat memperoleh hasil panen kentang sebanyak satu setengah ton dan setelah panen kentang umumnya ditanam jenis tanaman lain , hal ini di karenakan untuk mencegah terjadinya penyakit dari tanaman kentang lama .

c.     Tomat

Hasil pertanian tomat di Cikajang di tanam hampir di seluruh kecamatan cikajang , namun biasanya di tanam di desa  simpang dan mekar jaya . untuk pertanian tomat pun ini tergantung dari modal . jika petani memiliki modal yang lumayan ,maka petani akan mampu untuk menanam /memproduksi tomat

d.    Kubis

Hasil pertanian  kubis di Cikajang di tanam hampir di seluruh kecamatan cikajang , namun biasanya di tanam di desa mekar jaya

 

Pertanyaan selanjutnya mengenai dengan kegiatan ekonomi kedua yang ada di cikajang yaitu Peternakan , Kami menanyakan “ Apa saja jenis peternakan mayoritas di cikajang ?”

 

Kemudian Beliau menjelaskan “ Jenis peternakan mayoritas di ciakajang adalah

1.     Sapi Perah

Peternakan sapi perah tersebar di seluruh desa di Cikajang bahkan sampai di 5 kecamatan di garut . sapi perah menjadi mayoritas hasil ternak di cikajang karena adanya lembaga koperasi untuk menjual  susu . hasil ternak dari sapi perah adalah susu . namun ada kendala dalam produksi susu hal ini di karenakan penjual pakan sapi berorientasi untuk memperoleh keutungan sehingga dalam memproduksi pakan sapi tidak menghasilkan pakan yang baik dan mempengaruhi sapi khususnya dalam menghasilkan susu , sehingga kualitas susu menurun .

Susu yang di hasilkan di Cikajang sejumlah 12,5 liter per sapi perhari dengan 2 kali peras dalam sehari. hasil perahan susu sebelumnya dalam satu hari bisa mencapai 40 liter sehari akan tetapi sekarang ini hasil perahan susu hanya  bisa 12,5 liter, dikarenakan pengaruh kualitas pakan yang menurun, yang artinya peternak sapi tidak lagi mampu membeli makanan & nutrisi guna menghasilkan produk susu yang maksimal.

 

2.     Domba

Cikajang terkenal dengan domba garut. dalam menternakkan domba  di Cikajang di lakukan oleh orang perorang. Hasil ternak dari domba ada yang berupa domba sayur dan domba adu  .

a.     domba sayur

adalah domba campuran domba biasa dengan domba adu . domba sayur umumnya di ternakkan degan tujuan untuk diperoleh atau di perjual belikan dagingnya

b.    Domba Adu

Adalah domba yang di ternakkan dengan tujuan untuk diadu. namun di karenakan tinggginya harga domba adu, hanya orang2 yang bermodal besar mampu melakukan investasi domba adu,  sekarang domba adu banyak di gunakan saat ada pementasan budaya di garut khususnya di Cikajang

 

3.     Ikan

Selain ikan umum / biasa yang di ternakkan ( seperti halnya nila , mujair dan lain sebagainya ), di Cikajang juga menternakkan ikan koi, hal ini di karenakan ikan koi mempunyai nilai jual yang tingggi, ikan koi lebih banyak menjadi pajangan di Hotel sebagai hiasan. Sejak terjadinya bencana alam beberapa waktu lalu berpengaruh terhadap produktifitas ikan koi, petani ikan koi banyak yang dirugikan karena produksi ikan hancur sehingga para petani di Kecamatan Cikajang tidak memperoleh penghasilan dari  kegiatan penjualan ikan koi. untuk jenis ikan biasa umumnya di panen saat hari raya  dan biasanya hasil ternak ikan biasa bukan untuk bisnis melainkan untuk konsumsi masyarakat Cikajang .

Cikajang beriklim dingin sehingga tidak semua jenis ternak seperti ayam & bebek bisa diternakan di daerah Cikajang”

Berlanjut ke kegiatan ekonomi lainnya yang ada dicikajang . di ciakajang jenis kegiatan ekonomi  juga cukup besar adalah perkebunan , sehingga kami mengajukan pertanyaan terkait dengan perkebunan di cikajang , “ Apa Jenis tanaman perkebunan mayoritas di cikajang ”

Dari pertanyaan tersebut kemudian Sesepuh Ormas OKP Kec. Cikajang , Bapak Asep Sofyan menjelaskan dengan rinci “ Jenis tanaman perkebunan mayoritas adalah

  Teh

Perkebunan teh berlokasi di gunung Papandayan Cikurai. dahulu teh cukup menguntungkan namun di karenakan masalah pengendalian managemen terkait dengan pabrik teh mengakibatkan produksi pabrik teh tidak berlanjut dan lahan teh mulai dialeh produksinya oleh petani menjadi kebun sayuran . 

Cikajang memiliki 2 wilayah perkebunan teh  satu milik swasta ( PDAP ) dan satu lagi wilayah BUMN ( PTPN/ Perkebunan teh nusantara )

·         PDAP (milik swasta) pengelolaan manajemen yang buruk mengakibatkan PDAP bangkrut

·         PTPN (milik BUMN) sampai sekarang masih produktif walau tingkat produksinya mulai menurun .

Teh diolah 1 paket dengan pabrik , ada 3 tipe pabrik di Cikajang , diantaranya :

1.     Teh Hitam

Teh hitam di produksi oleh PTPN

2.     Teh hijau

Yang di produksi oleh pabrik

3.     Teh gosrok

Teh yang di produksi oleh pengusaha kecil / rumah tangga / pengusha mikro .

2.     Kopi

Hasil perkebunan dari kopi adalah biji kopi. biji kopi langsung di jual tanpa di olah lebih lanjut atau menjadi barang setengah jadi . dan selain itu di cikajang juga ada perkenunan Jeruk ,Gula aren / kolang kaling , ” ujarnya .

 

Kami juga bertanya terkait dengan marketing mengingat kegiatan ekonomi di cikajang umumnya bergantung pada alam , pertanian , perkebunan dan lainnya . sehingga kami bertanya “ Setelah mendapat produk bagaimana pemasaran dari hasil pertanian , peternakan , dan perkebunan di cikajang ? ”

1.     Jawab beliau menanggapi pertanyaan kami terkait marketing atas kegiatan ekonomi di cikajang adalah sebagai berikut “Pemasaran Hasil Pertanian

Umumnya hasil pertanian di jual dengan proses ketika panen dengan transaksi penjualan terjadi langsung di kebun di jual langsung ke Bandar dengan menjual tanpa di timbang terlebih dahulu. tingkat pemasaran hasil pertanian kurang menguntungkan karena umumnya hasil panen langsung di jual dengan harga murah, tidak diproses terlebih dahulu untuk menjadi bahan setengah jadi atau produk inovatif baru, hal ini di karenakan kurang nya penyuluhan dari pihak pemerintah untuk mengelola hasil pertanian lebih lanjut dan tidak adanya teknologi dan peralatan yang mendukung, selain itu harga jual hasil pertanian kalah saing dengan produk impor  di karenakan  harga pokok produksi yang tinggi mengakibatkan harga jual tinggi, tingginya harga pokok di sebabkan mahalnya dan banyaknya kebutuhan akan pestisida dalam pertanian. harga pestida yang tinggi mengakibatkan HPP menjadi tinggi. selain itu kurangnya informasi dari pemerintah kepada petani yang mengakibatkan di satu wilayah menanam jenis tanaman yang sama sehingga mengakibatkan banyaknya produk yang terkadang menjadi terbuang karena kurangnya permintaan dikarenakan harga jual dan banyaknya persediaan / hasil  dari pertanian . selain itu factor dari pemerinta yang kurang mengenai informasi tentang bibit, pola tanam yang baik dan menguntungkan, tidak adanya biaya subsidi untuk petani, di centra penjualan tidak adanya laboratorium untuk mengetahui permasalahan mengenai hasil tani dan banyaknya pungutan liar ketika di lakukannya penjualan sehingga mengakibatkan produksi tidak optimal, harga jual hasil tani menjadi tinggi sehingga kalah bersaing dengan produk luar negeri. sehingga mengakibatkan kesenjangan ekonomi menjadi tinggi

 

2.     Pemasaran hasil peternakan

Difokuskan pemasaran hasil ternak sapi perah yaitu susu. ada kendala dalam produksi susu hal ini di karenakan penjual pakan sapi berorientasi untuk memperoleh keutungan sehingga dalam memproduksi pakan sapi tidak menghasilkan pakan yang baik dan mempengaruhi sapi khususnya dalam menghasilkan susu, sehingga kualitas susu menurun .

Susu yang di hasilkan di Cikajang sejumlah 12,5 liter per sapi dan perhari denagan 2 kaili peras dalam sehari . hasil susu yang sejumlah 12,5 liter jumlah tersebut sudah menurun dari sebelumnya hasil susu sejumlah s/d 40 liter , hal ini dikarenakan pengaruh kualitas pakan yang menurun mempengaruhi terjadinya penurunan hasil susu sehingga penjualan susu kalah bersaing dengan produk susu yang sudaha ada biasa di konsumsi oleh masyarakat termasuk kalah dalam pengemasan produk susu .

 

 

3.     Pemasaran hasil perkebunan

Pemasaran teh hitam di ekspor keluar negeri. biasanya teh hitam di jual ke maroko dan timur tengah. namun karena  terjadinya suatu permasalahan di timur tengah menjadikan penjualan teh hitam menurun, untuk teh hijau umumnya di jual lokal. dijual ke sariwangi / sosro untuk di jadikan bahan baku produksi mereke dengan kebun teh sendiri dan masyarakat. .

 

Kami juga menanyakan tentang Wisata yang ada di Cikajang “ Bagaimana dengan wisata yang ada di wilayah cikajang ini ? ”

1.     Curug Orok

Curug orok merupakan salah satu wisata yang sangat terkenal , nama Curug Orok sendiri  dikarenakan mitos yang berkembang di sana

 


2.     Hutan geledekan

Hutan geledekan merupakan tempat wisata yang masih asli hutan sehingga masyarakat  belum begitu banyak yang mengetahui adanya tempat wisata di hutan geledek. didalam hutan geledekan terdapat curug yang tidak kalah indah dengan curug lain yang ada di Cikajang. Disini peran pemerintah daerah sangat diharapkan guna menawarkan tempat wisata hutan geledekan kepada masyarakat.

3.     Batu tumpang

 
Adalah tempat wisata panjat tebing  yang ada di cikajang .” ujar bersama Ketua BKAD  Kec. Cikajang  Bapak Drs. Asep Ahmat Hidayat.

 Selain itu di dekat tempat wisata Batu Tumpang terdapat terdapat bukit batu batu besar yang masih jarang , akses kesana cukup sulit , di karenakan jarang terjamah dan diketahui orang banya sehingga akses jalan kesana masih sangat alami. Untuk mencapai kesana harus menaiki jalan yang cukup curam dan tinggi dengan kondisi jalan yang berbatu , setelah melewati itu harus mendaki batu batu besar dan melewati celah kecil untuk bisa ke atas dan setelah melewati celah untuk dapat melihat pemandangan yang lebih besar masih harus menaiki beberapa batu besar lagi sampai bisa ke tempat yang lebih tinggi dan lebih indah lagi . diatas bisa terlihat jalan , rumah dan perkebunan bahkan gunung gunung di sekitar tempat tersebut lebih jelas dan lebih indah lagi , namun sayangnya tempat tersebut belum banyak diketahui namun pemandangan disana sangat indah dan tempat tersebut sangat berpotensi jika dijadikan tempat wisata jika dikelola lagi .

 

Pertanyaan terakhir yang diajukan mengenai budaya yang menonjol di cikajang , Budaya yang menonjol di cikajang

 

Beriku penjelasan Sesepuh Ormas OKP Kec. Cikajang , Bapak Asep Sofyan “Budaya yang menonjol di cikajang :

1.     CALUNG

Calung adalah kesenian khas di daerah cikajang, kesenian ini ada di seluruh desa di kecamatan cikajang, Kesenian calung ini biasa dijadikan perlombaan oleh warga sekitar agar masyarakat tetap mengenal kesenian atau budaya dari daerahnya, Kesenian calung ini juga biasanya di pentaskan pada saat pertukaran budaya dan hari-hari besar.

2.     KENDANG PENCAK

Kendang pencak adalah kesenian yang masih  banyak peminatnya , terutama anak-anak. Kendang pencak seperti pencak silat namun di iringi dengan music dari kendang, kendang pencak masih banyak di jadikan kegiatan ekstra kulikuler di sekolah-sekolah, maka dari itu banyak anak-anak yang menyukainya. Kendang pencak tersebar hampir di seluruh desa kecamatan cikajang. Kendang pencak banyak di gunakan saat perayaan khitan.

3.     REOG

Reog adalah kesenian atau budaya yang bisa dikatakan hampir punah, karena keterbatasan dan tidak adanya regenerasi oleh pemuda sekitar. Kesenian Reog ini ada di semua desa kecamatan cikajang, namun mayoritasnya berada di desa Pada Suka. Reog ini sudah jarang untuk dipentaskan . padahal sewaktu dulu reog ini banyak di pentaskan dalam lomba dan acara di hari besar.

4.     DOMBA ADU

Domba adu adalah seni ketangkasan adu domba di Garut. salah satu kesenian ini  cukup popular dan di minati di kecamatan cikajang, terbukti dengan masih banyak masyarakat yang melestarikan kebudayaan ini. Di kecamatan cikajang selain domba yang diperjual belikan ada pula domba yang dirawat khusus untuk dijadikan pertunjukan seperti domba adu tersebut. Domba adu biasanya di iringi atau di padukan dengan kendang pencak

 

 

Itulah proses wawancara , tanya jawab antara kami (UKM LAC) dengan tokoh masyarakat Ketua BKAD  Kec. Cikajang  Bapak Drs. Asep Ahmat Hidayat dan Bapak Asep Sofyan selaku Sesepuh Ormas OKP Kec. Cikajang .

 

 

*  Singkatan yang ada di kecamatan cikajang :

1.      BKAD      = Badan Kerja Sama Antar Desa

2.      PTPN        = PT Perkebunan Nasional

3.      BKM         = Badan Keswadayaan masyarakat

4.      UPK          = Unit Pengelolaan Kegiatan

5.      BANDES = Badan Usaha milik Desa

6.      KPGS        = Koperasi Peternakan Garut Selatan .

 

***


 



Related Posts

1 komentar