APA ITU TOEIC DAN TIPS MENGERJAKAN SOAL TOEIC

shares |


Apa Itu TOEIC?
Rasanya memang harus kenal dulu dengan yang namanya TOEIC sebelum memulai melakukan Persiapan untuk Tes Toeic itu sendiri. Secara kepanjangan, TOEIC adalah Test Of English for International Communication. TOEIC digunakan untuk mengukur kemampaun bahasa inggris penutur non-bahasa inggris dalam penggunaan bahasa inggris sehari-hari dilingkungan kerja Internasional

Secara pengertiannya, Toeic merupakan salah satu di antara banyak alat uji kecakapan berbahasa Inggris seseorang.

Bisa dipahami sendiri betapa dibutuhkannya keterampilan berbahasa Inggris dalam era global saat ini. Dimana era persaingan dan komunikasi Internasional semakin terjalin erat.

Di zaman ini lah bangsa yang kuat akan berkuasa dan yang lemah ya menderita. Komunikasi sering menjadi salah satu indikatornya, dan bahasa merupakan alatnya.

“Seseorang dikatakan terampil atau berkualitas dalam suatu bidang harus melalui proses uji.”

Seperti kasus benih berkualitas dan siap dipasarkan harus melalui proses pengujian benih terlebih dahulu agar dapat diakui.

Pun dengan keterampilan berbahasa Inggris. Tidak akan bisa dibilang cakap berkomunikasi dengan bahasa Inggris jika tak melalui pengujian.

Pengujian ini semata-mata demi mendapatkan lisensi resmi kalau kita bisa berbicara berbahasa Inggris. Sebenarnya bukan hanya dalam hal Speaking saja. Keterampilan Listening, Reading dan Writing juga menjadi kategorinya.

Sebuah lisensi resmi tentang keterampilan Bahasa Inggris ini akan menunjang seseorang dalam menjual diri dalam bidang pendidikan, karir dan bisnis. Pembeda seberapa baik orang tersebut dalam berkomunikasi dengan bahasa Inggris ditentukan oleh Score yang diperoleh.

Lalu bagaimana dengan TOEFL dan IELTS?

Sama, keduanya juga merupakan bentuk pengujian kecakapan dalam berbahasa Inggris.

Dari informasi dan pengalaman teman-teman yang saya dapat, TOEFL lebih berorientasi digunakan untuk mereka yang berkeinginan untuk melakukan study atau sekolah ke negara yang menganut English-American, contohnya adalah Amerika Serikat.

Sementara IELTS lebih condong bagi para pelajar yang ingin melanjutkan study ke luar negeri yang berkiblat pada English-British seperti Inggris dan Australia. Selain itu juga digunakan untuk mengurus visa ke luar negeri dan pindah kewarganegaraan.


Sedangkan untuk TOEIC lebih berorientasi kepada dunia yang berhubungan dengan perkerjaan atau karir.

Tes TOEIC dibagi dalam dua struktu tes, yaitu Listening dan Reading dengan semua soalnya bertipe pilihan ganda dengan jangka waktu pengerjaan selama 2 jam setengah (150 menit).

Jumlah soalnya adalah 200 soal dengan 100 soal listning dan 100 soal reading. Tentu jika itu masih sama dan tidak ada perubahan di kemudian hari.


Listening


Bagaimana persiapannya, banyak latihan dengerin orang berbicara bahasa Inggris.

Banyak kok medianya, seperti dengerin lagu Bahasa Inggris, Film barat tanpa subtitle, video tutorial percakapan bahasa Inggris serta bisa dengan download tutorial listening  tes Toeic.

Ini lebih menjurus ke arah kebiasaan. Semakin terbiasa mendengar percakapan dalam bahasa Inggris maka akan membuat telinga kita jadi lebih terbiasa untuk mendengar kata/kalimat bahasa inggris. Dan tak kalah penting juga, belajarlah banyak kosa kata bahasa Inggris atau (vocabVocabulary.

Belajar juga cara pengucapannya. Tau sendiri kan bagaimana rumitnya bahasa Inggris itu? Saya pun tak habis pikir bagaimana bisa huruf dan pengucapannya bisa berbeda?

Ini penting! Jangan diremehkan! Karena kalau tidak paham dalam hal penyebutannya, kita bisa salah mendengar katanya dan salah menafsirkan.

Seperti Affect dengan Effect, Discrete dengan DiscreetShit dengan Seed, lalu Want dengan Won. Mungkin bagi para master ini hal sepele dan tak menjadi batu ganjalan. Tapi bagaimana untuk kita yang masih merasa polos dalam urusan berbahasa Inggris ini?

Tak kalah pentingnya, jangan merasa panik, tenang saja, tetap fokus. Jangan sampai fokus kita terpaku pada soal yang sudah lewat yang kita merasa salah jawabannya atau malah belum kita kerjakan. Ingat, tidak ada pengulangan dalam listening ini.

Lupakan masa lalu, yang lalu biarlah berlalu. Fokuslah dengan apa yang ada di depan, atau akan berantakan semuanya.


Reading


Selanjutnya adalah bab reading.

Yah, itu menjadi pijakan kita agar tidak mengalaminya untuk kedua kali. Itu menjadi pedoman untuk mencari cara dalam mengatasi ketika menjumpai permasalahan yang sama. Tips untuk sesi reading ini sebagai berikut:

1. Kuasai sebanyak-banyaknya vocab yang bisa kamu kuasai. Ini sangat penting. Kuasai vocab dalam bidang pekerjaan. Karena Toeic lebih sering digunakan untuk mencari pekerjaan maupun urusan bisnis.

2. Kuasai juga grammar, aturan sentences-nya beserta bentuk kata kerjanya meliputi bentuk pertama, kedua, ketiga, atau bentuk-bentuk lainnya jika ada.

Seperti kapan kita menggunakan playing, kapan played, kapan ada have been-nya. Rumit bukan? Tapi percayalah, jika sudah menguasai ini akan sangat lancar dan dapat digunakan dalam menghemat waktu sehingga bisa digunakan untuk mengerjakan soal-soal yang butuh banyak waktu membacanya.

3. Jangan terpaku dengan soal yang susah. Padahal cara seperti itu sangat salah. Seharusnya saya tinggalkan lalu mengerjakan soal yang bisa saya kerjakan.

4. Sama seperti saat mengerjakan soal listening. Jangan sekali-kali anda merasa panik. Apalagi saat melihat waktu dan jumlah soal yang belum dikerjakan. Itu hanya akan membuat soal-soal selanjutnya semakin tidak menemukan jawaban yang tepat. Karena kita cenderung mengerjakannya dengan tergesa-gesa dan tidak berkonsentrasi penuh.

Kerjakan yang mudah dan tinggalkan yang susah. Gunakan manajemen waktu yang baik. Berikan target waktu untuk pengerjaan soal. Ini membantu untuk mencari solusi bagaimana mengerjakan sisa soal dalam waktu yang sempit.

SEMOGA BERMANFAAT ;)





Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar